Perkembangan 3D Modeling digital menjadi pemicu terbitnya metode Reverse Engineering.  Untuk mengenalkan metode tersebut serta perangkat lunak yang digunakan, Prodi Teknik Mesin Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY) bersama Forum Komunikasi Teknik Mesin Kopertis 5 Yogyakarta (FKTM-5) menyelenggarakan webinar Rekayasa balik atau Reverse Engineering pada Sabtu, 14 Agustus 2021. Webinar Series #3 ini mengangkat tema “Introduction to Reverse Engineering” .

Metode ini merupakan proses mendapatkan model informasi data geometris dari pengukuran yang diperoleh dengan teknik pemindaian kontak atau non-kontak terhadap model fisik yang ada, menjadi data digital yang kita kenal sebagai data CAD. Pertimbangan utama dari rekayasa balik ini adalah untuk memunculkan kembali salinan dari bagian asli atau menelusuri kembali peristiwa apa yang sudah terjadi.

Hadir sebagai Pembicara  yaitu Rivan Muhfidin, S.T., M.Sc. selaku dosen dan alumni ITNY, dan Andreas Bastedo, S.T. selaku Direktur PT. Tiga Dinamika Solusi Indonesia. Rivan memberikan materi tentang “Design Exploration with Fusion 360”. sedangkan Andreas menyampaikan tentang “Introduction to Reverse Engineering Workflow”.

Dekan Fakultas Teknologi Industri ITNY sekaligus ketua FKTM-5, Dr. Daru Sugati, S.T., M.T dalam sambutannya mengatakan bahwa Revolusi Industri 4.0 yang semakin cepat harus disikapi dan diantisipasi dengan baik, salah satunya dengan memperkenalkan tentang Reverse Engineering yang kini sudah banyak beredar semua bidang industri.

“Reverse Engineering merupakan pendekatan multidisiplin dan hampir pasti dapat diterapkan ke semua bidang industri secara universal”, jelas Daru.

Webinar  ini dihadiri oleh 97 peserta yang terdiri dari dosen dan mahasiswa, dari berbagai perguruan tinggi, serta Guru, siswa SMA/SMK, serta praktisi industri dari seluruh Indonesia.

“Saya berharap webinar ini dapat mengenalkan teknologi Reverse Engineering kepada semua peserta terlebih kepada mahasiswa Teknik Mesin ITNY”, pungkas Ketua FKTM-5 dengan penuh semangat.

Leave a Comment